
Masjid Raya Baiturrahman
MESJID yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1612 ini telah menjadi ikon Aceh. Bangunan utama masjid berwarna putih dengan kubah hitam besar dikelilingi oleh tujuh menara. Masjid ini menjadi tempat wisata religi di Aceh yang banyak dikunjungi wisatawan, belum lah ke Aceh bila belum tiba dan shalat di Mesjid Raya Baiturrahman. Inilah situs bersejarah yang telah ada sejak era kejayaan Kesultanan Aceh dan bertahan hingga saat ini. Masjid ini telah melalui berbagai hal, mulai dari tragedi pembakaran oleh kolonial Belanda tahun 1873 hingga hantaman tsunami di akhir 2004.
Mesjid Raya Baiturrahman kini telah berubah, mesjid ini telah berganti rupa layaknya Masjid Nabawi di kota suci Ummat Islam, Madinah, Arab Saudi. 12 unit payung elektrik dengan kolam persegi panjang ditengahnya telah menyulap mesjid ini menjadi lebih nyaman bagi ummat Islam yang ingin beribadah dan bagi wisatawan yang datang.